Ayu

"Menulis itu indah, saat dapat menumpahkan setiap katanya berdasarkan alunan hati, bagiku....,,"

Kamis, 25 September 2014

Happy Birthday Septi Handayani

Beberapa belas bulan yang lalu aku mengenalmu, saat aku menyusul Miss Sri memasuki ruang kelas XII PBN atas perintah Kepsek dan juga staf kurikulum waktu itu untuk ikut menilai (padahal hanya melihat sebagai bentuk formalitas :D) tentang bagaimana kamu melakukan micro teaching dengan materi conditional sentence. Kamu dengan baju putih dengan totol - totol cokelat yang mirip permen dan sepatu heels yang berbunyi pluk pluk pluk saat kamu melangkah. Satu hal yang membuat aku tertawa kecil saat itu adalah saat aku melihat kamu berjalan dengan heels pluk plukmu itu dengan langkah yang semangat dan lincah. Padahal aku sudah sering melihat yang seperti itu, tapi entah kenapa itu terlihat lucu saat kamu yang melakukannya :D. 

Darimu aku belajar menjadi diriku sendiri. Seperti kamu yang cuek dengan minyak berkilah-kilah di wajahmu dan jerawat yang selalu muncul menghiasi pipi minyakmu itu. Ah, sepertinya sekarang aku sedikit kualat karena dulu sering mengomentari hal itu, akhir - akhir ini aku jarang sekali memakai krim dari LBC itu sehingga jerawat pun mulai muncul di wajahku :D. Seperti kamu yang suka jajan ini itu walaupun uang pas - pasan, akupun masih suka seperti itu. Seperti kamu yang suka pergi ke berbagai tempat untuk sekedar duduk - duduk dan menikmati pemandangan yang ada, akupun seperti itu. 


Darimu aku belajar mendengarkan. Hampir setiap hari kita ngobrol. Bahkan saat sudah di rumah pun kita masih saling berbalas bbm, berbicara tentang dokter impianmu, tentang dia yang kalau jadi pacarmu akan kesusahan saat melihat jerawat di wajahmu, harus miring - miring dulu saat melihatnya :D, tentang ibumu, tentang babeh, dan satu kalimat babeh yang selalu aku ingat "langite uwis endep, ....... :D".


Darimu aku belajar untuk selalu tersenyum. Seberat apapun beban yang kamu emban, sepahit apapun kenyataan yang terjadi dalam hidupmu, kamu selalu tersenyum bahagia, hingga akhirnya aku tahu alasan kamu selalu tersenyum itu. Kamu sungguh baik. Kamu selalu ingin menghadirkan keceriaan untuk orang-orang di sekelilingmu.


Darimu aku belajar untuk bersikap dan berpikir positif. Jarang sekali ada pikiran negatif terlontar dari bibirmu. Bahkan ketika keadaan benar - benar sangat buruk, kamu masih bisa tersenyum dan berusaha melihat keadaan tersebut dari angel yang positif. Ketegaran dan sikap positifmu menghadapi segala macam persoalan yang datang bertubi - tubi membuatku mengacungkan empat jempol sekaligus. (Biarlah aku jatuh kejengkang, yang penting kamu dapat jatah empat jempol semua hehee).

Darimu aku mengenal arti persahabatan. Baru kali ini aku menemukan sosok sahabat yang benar - benar bisa berbagi baik suka maupun duka. Aku benar - benar speechless saat harus menuliskan tentang persahabatan ini. Buatku, persahabatan kita ini istimewa.

Kamu adalah sahabat jiwa, dalam arti yang sesungguhnya. 

SELAMAT ULANG TAHUN.., hai kamu yang wajahnya berkilah - kilah minyak :P. Let me tell you that with every passing year, you're be coming the most wise and good looking friend that I have ever known.May you continue to put out the very best in your life. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar