Ayu

"Menulis itu indah, saat dapat menumpahkan setiap katanya berdasarkan alunan hati, bagiku....,,"

Kamis, 04 Agustus 2016

Dan, Jika....



Dan, jika suatu hari saya menikah, saya ingin menikah dengan cara yang sederhana. Tidak ada pengeras suara yang biasa terdengar sampai ke ujung desa. Sebuah pernikahan yang hanya dihadiri oleh kerabat dan sahabat dekat. Tidak ada satu orang pun yang tidak saling mengenal, semuanya sudah mengenal satu sama lain. Saya tidak perlu berdiri lama bersama sang suami di atas pelaminan dengan make up tebal, kami duduk dan makan bersama di satu alas tikar bersama mereka yang ikut berbahagia atas pernikahan kami.
Saya ingin menikah dengan dia yang tidak menjanjikan apapun kepada saya, tetapi selalu berusaha sekuat tenaganya memberikan yang terbaik untuk saya. Saya ingin menikah dengan dia yang tidak akan pernah mampu melepaskan saya, semenyebalkan dan semanja apapun saya saat akan dan sedang datang bulan. Saya ingin menikah dengan dia yang tidak akan pernah bosan mendengar banyak mimpi dan khayalan konyol saya, dan tertawa bersama setelahnya. Saya ingin menikah dengan dia yang tidak akan lelah menggenggam untuk meyakinkan saya saat keadaan tengah sangat sulit. Saya ingin menikah dengannya yang tanpanya saya tidak bisa menjadi baik-baik saja.
Saya sudah melewatkan satu dalam hidup saya. Semoga Tuhan tidak marah dan masih bersedia memberikan satu lagi untuk saya. Kali ini saya berjanji akan terus menjaganya.

1 komentar: