Dengan baju tidur yang melekat di badan, kursi memanjang diruang
yang biasa tamu duduki, tatapannya begitu panjang, tapi terasa
hampa…seolah begitu banyak yang berkecamuk dalam otak yang hanya sebesar
kepalan tangan. Namun begitu besar harapan yang tumbuh memenuhi rongga
dadanya… bahkan dunia pun tak sanggup menjadi virtual besarnya harapan
yang sedang tumbuh… kutatap matanya yang sedari tadi berkaca-kaca…
Mama… dimana kau simpan harapan untuk mendapatkan cerahnya sinar
matahari? Merasakan sejuknya embun menetes di segarnya pagi? Aku tak
tau… meski jalan ini terasa amat lurus… tapi mengapa dalam tatapanmu
terasa begitu hampa?
“Sabarlah nak, meski tangan ini memiliki sepuluh jari, tapi mama
akan kepalkan sekuat tenaga agar kau bisa menyelami ilmu dengan layak.
Akan ku papah duniamu degan tekad, meski begitu lurus bagimu… namun tak
usah kau tau betapa terjalnya jalan yang mama hadapi…”
‘Tapi ma, mengapa kau hanya sendiri yang tau jalan itu… kenapa kau
tak sertakan aku atau kakak ku atau papa atau bahkan saudara-sadaraku?’
“Tak perlu… mama ingin agar kau dapat merasakan tenang dalam
setiap kau meneguk ilmu… melahapnya dengan tanggung jawabmu… jadikanlah
Doa ku sebagai nutrisi tubuhmu… agar kau kuat… mandiri dan tabah dengan
segala keyakinanmu…”
“Tapi ma…”
“Sudahlah… jangan kau pesimis, buktikan kepadaku bahwa kau bisa
menjalani semua dengan prestasi… mama ingin melihat betapa cantiknya
dirimu dengan hiasan ilmu, mama ingin melihat betapa sehatnya dirimu
dengan kemandirian… mama ingin menatap cerahnya sinar matahari dan
sejuknya embun pagi saat kau sudah mampu berdiri dengan segala
keyakinanmu… mama ingin dipeluk oleh kasih sayangmu setelah kau
dapatkan apa yang kau inginkan…”
Mata itu terus berkaca-kaca bahkan meneteskan airnya… kulihat
keyakinannya begitu dalam… bahkan akupun belum sanggup untuk mampu
menyelaminya… kulihat mama beranjak dari kursi untuk menuju kamarnya.
Kemudian membaringkan tubuhnya dengan telungkup… aku hanya bisa terdiam…
dan berjanji dalam hati bahwa akan segera kuajak mama untuk merasakan
indahnya arti sebuah perjuangan….

Tidak ada komentar:
Posting Komentar