Kamu. Pria yang ingin aku sayangi dengan baik. Aku tidak pernah mengerti mengapa Tuhan mempertemukanku denganmu. Pun, saat sekarang kita telah sedekat ini, aku masih belum bisa memahami mengapa pertemuan kita terjadi. Satu garis kecil yang dapat aku ambil adalah, kamu mampu membuat hatiku tersenyum, bahkan di saat penat yang pekat tengah menghampiri hariku.
Kamu. Pria yang pernah sekali hadir dalam mimpi sadarku, dan belum beranjak walau hanya satu inci dari situ. Aku tidak mengerti mengapa aku bahagia saat membayangkanmu.Bahkan di saat kau sedang menyebalkan sekalipun. Yang dapat aku simpulkan, kamu mampu membuat indah setiap lamunanku.
Kamu. Pria yang mampu membuatku ingin menjadi wanita yang lebih baik. Aku tidak pernah tau mengapa aku selalu ingin menjadi baik di matamu. Tapi yang pasti, aku senang bisa belajar untuk menjadi lebih baik , bahkan di saat kau tak pernah mempermasalahkan jerawat yang tumbuh di wajahku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar