Ayu

"Menulis itu indah, saat dapat menumpahkan setiap katanya berdasarkan alunan hati, bagiku....,,"

Kamis, 05 Maret 2015

KENANGAN



Malam ini dia berbicara tentang kenangan. Lapangan tempat dulu dia bermain, bangunan tempat dulu dia berpetak umpet, tempat dimana dia dulu sering mengagetkan ibunya dengan sengaja untuk sekedar bercanda, rumah tempat dia tumbuh beranjak dewasa, kini telah rata oleh tanah, hilang, selain kenangan. Perumahan di Asrama Pores Pesing Kedoya telah digusur kemarin. Sungguh manis saat aku mencoba membayangkan kenangan masa kecil yang dilaluinya. Sedikit berbeda dengan kenangan yang aku punya di masa kecil. Padanya aku mengatakan bahwa akan berubah seperti apapun sebuah tempat, tak akan pernah bisa sedikitpun merubah atau bahkan menghilangkan kenangan yang telah terjadi di sana. Tak hanya tempat itu, tapi semuanya akan berubah, dengan caranya masing-masing. Dan biarkan tangan Tuhan yang bekerja. Kenangan akan tetap hidup selama kita mau mengenangnya. Semakin lama kita hidup, akan semakin banyak kenangan yang kelak kita kenang. Terkadang, tanpa kita sadari, setiap hari kita sedang membuat simpul-simpul kenangan untuk masa depan. Dan, saat ini aku sedang berusaha menyimpan dengan rapi setiap kenangan yang ada, agar kelak aku dapat mengenangnya dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar